Posted : 26 May 2021
Category :
Baca Juga : «

Kayu adalah material yang berasal dari pohon dan sering digunakan manusia sebagai bahan bangunan. Hal ini disebabkan karena kayu termasuk bahan yang mudah didapatkan di alam, mempunyai sifat yang kuat, dan mudah dibentuk. Artikel berikut akan membahas jenis-jenis kayu yang sering digunakan untuk bahan bangunan.

Inilah 3 Jenis Kayu yang Sering Digunakan Sebagai Bahan Bangunan

Kayu sering dimanfaatkan untuk elemen bangunan seperti kuda-kuda, pintu, jendela, dan sebagainya. Kayu yang hendak digunakan sebagai bahan bangunan harus dipilih yang tidak memiliki cacat agar kelak tidak mengakibatkan kerusakan yang dapat membahayakan. Berikut adalah jenis-jenis kayu yang sering digunakan untuk bahan bangunan: 

1. Kayu Kelapa atau Glugu

jenis-jenis kayu
Glugu yang sering digunakan sebagai penyangga rumah

Kayu Kelapa atau glugu mudah dibuat balok sehingga sering digunakan sebagai tiang penyangga atap rumah. Selain itu kayu kelapa memiliki kelebihan dari segi serat dan teksturnya yang unik dan berbeda dari kayu yang lain. Corak kayunya sangat menarik dan berwarna antara coklat muda hingga tua. 

Serat yang dimiliki kayu kelapa memiliki bentuk yang jelas dan lurus. seratnya tidak terlalu panjang sehingga tampak bagaikan loreng yang justru menambah nilai estetikanya. Disebabkan coraknya yang unik, kayu kelapa sering digunakan sebagai bahan kanopi teras, atap rumah, dan furniture.

Kayu kelapa memiliki kelebihan dari segi harga yang cukup terjangkau. Bentuk kayunya stabil dan dan tidak gampang melengkung asalkan proses finishing dilakukan dengan tepat. Kayu ini tergolong awet dan tidak mudah rusak.

2. Kayu Jati

jenis-jenis kayu
Jati adalah jenis kayu yang sangat populer untuk dipakai

Jenis-jenis kayu selanjutnya adalah kayu jati. Jati masih menjadi primadona dalam dunia arsitektur hingga saat ini. Kayu ini terkenal akan sifatnya yang kuat dan tahan lama. Jati mengandung minyak alami yang tinggi dan memiliki serat kayu yang rapat. Kondisi ini mengakibatkan kayu jati dapat bertahan dan tidak rusak meski terkena hujan dan terik matahari.

Kayu jati tidak hanya tahan terhadap cuaca, namun juga memiliki daya tahan yang tinggi terhadap serangan jamur, rayap, dan serangga lain. Minyak alami yang terkandung di dalam kayunya melindungi dari kerusakan akibat asam dan pembusukan. Selain karena sifatnya yang awet, kayu jati memiliki keindahan dekoratif dengan warna dan tekstur yang memikat.

Kayu jati sering digunakan sebagai bahan pelapis tangga dan pembuat parket karena lebih awet dan memberi kesan elegan. Kayu jati memiliki corak emas yang memberikan nilai estetika tinggi saat digunakan sebagai furniture. Masyarakat juga memanfaatkan kayu jati untuk membuat tiang rumah, pintu, jendela, dan gazebo yang eksotis.

3. Kayu Meranti

jenis-jenis kayu
Jenis kayu meranti yang mudah dikeringkan

Kayu meranti adalah kayu yang paling populer digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan dan furniture. Jenis kayu ini memiliki permukaan yang berwarna merah muda yang akan semakin gelap warnanya seiring dengan bertambahnya usia kayu.

Kayu meranti sangat diminati karena memiliki banyak kelebihan. Kayu ini mudah dikeringkan hanya dengan pengeringan secara alami sehingga ukuran dan bentuk kayunya tetap stabil. Jenis kayu meranti tergolong kayu yang awet dan bisa bertahan hingga 15 tahun. Kayu ini juga gampang diawetkan dengan menggunakan minyak diesel dan kreosol.

Struktur kayunya keras, tahan lama, dan tidak gampang memuai atau menyusut akibat perubahan cuaca dan suhu. Karena sifatnya ini maka kayu meranti sering digunakan sebagai rangka atap, parket, railing tangga, pelapis lantai, pintu, dan jendela. Kayu meranti juga sering dijadikan aneka furnitur karena sifatnya yang mudah dibentuk.

Demikianlah jenis-jenis kayu yang sering digunakan sebagai bahan bangunan. Semua kayu ini memiliki sifat yang sama yaitu memiliki ketahanan yang tinggi terhadap perubahan cuaca dan suhu. Kayu jati dan meranti adalah jenis kayu yang paling awet sehingga harganya terbilang mahal. Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca Juga : »